Rahasia Makanan Berserat Dalam Memerangi Berbagai Penyakit

1

Mediamedis.com – Fiber (serat) adalah salah satu jenis kandungan makanan yang sangat penting, terutama bagi saluran pencernaan kita. Selain bekerja sebagai ‘pembersih’ saluran cerna kita, fiber juga membantu memerangi banyak penyakit.

Menurut dr. Gina Sam, direktur dari Mount Sinai Gastrointestinal Motility Center, New York City, fiber akan membantu pencernaan dan kelancaran buang air besar.

Fiber dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu, soluble dan insoluble. Soluble larut dalam air dan insoluble tidak larut dalam air. Kedua jenis fiber ini dibutuhkan oleh tubuh kita.

Fiber yang soluble akan larut dalam saluran cerna kita dan bercampur dengan makanan lain yang kita makan. Contoh fiber yang soluble adalah barley, oats, apel, peas dan wortel. Fiber yang insoluble akan melewati saluran cerna kita dalam bentuk utuh. Contoh yang insoluble adalah kacang-kacangan, sayuran dan kentang.

Mencegah Kanker

Manfaat dari makanan berserat tinggi tidak hanya sebagai ‘pembersih’ saluran cerna saja, manfaat penting lainnya adalah menjaga kesehatan jantung, menurunkan resiko diabetes tipe 2, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol hingga penurunan resiko beberapa jenis kanker.

Sebagian besar penelitian yang dilakukan mengenai hubungan fiber dan kanker akan berfokus pada kanker kolon (usus besar), dikarenakan fiber banyak bekerja terutama di usus besar.

Salah satu teori mengenai hubungan kanker kolon dan makanan berserat adalah, makanan yang berpotensi menyebabkan kanker akan ‘diikat’ oleh fiber (insoluble), melewati kolon, hingga dibuang keluar tubuh.

Semakin banyak serat yang kita makan semakin kecil kemungkinan bagi kita untuk menderita kanker usus besar.

Menurut Brett E. Ruffo, MD, asisten profesor bagian bedah dari Stony Brook University Hospital, ‘makanan berserat tinggi sangat penting untuk menjaga kesehatan usus besar’.

Demikian pula dengan kanker payudara, penelitian menunjukan bahwa makanan berserat tinggi, terutama buah-buahan menurunkan resiko kanker payudara. Salah satu teorinya menyebutkan bahwa makanan berserat tinggi mempengaruhi produksi hormon pada tubuh.

Salah satu kanker lain yang dapat dicegah dengan konsumsi makanan berserat tinggi adalah kanker prostat. Teorinya mirip dengan kanker payudara, dimana produksi hormon pemicu kanker dipengaruhi oleh makanan berserat tinggi.

Membantu Pencernaan

Serat dalam makanan akan meningkatkan volume dan jumlah kotoran, serta membuat kotoran lebih berbentuk namun lunak. Hal ini sangat bagus untuk meregulasi pola buang air dan juga mencegah timbulnya wasir.

Menurunkan Kadar LDL

Fiber yang soluble akan membantu menurunkan kadar kolesterol total di tubuh, terutama dengan menurunkan kolesterol ‘jahat’ atau LDL. Menurut penelitian yang dimuat di Mayoclinic, manfaat lainnya bagi jantung adalah menurunkan tekanan darah dan juga mencegah inflamasi (peradangan), yang dapat menimbulkan kerusakan pembuluh darah.

Baik Untuk Penderita Diabetes

Pada penelitian yang dimuat di Journal of Nutrition, pada bulan April 2010, disebutkan bahwa jenis serat yang soluble  akan mengatur penyerapan karbohidrat, sehingga menurunkan resiko diabetes tipe 2.

Di dalam tubuh, fiber yang soluble bercampur dengan air menjadi jel yang akan memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga kadar gula darah tidak akan langsung melonjak setelah makan. Hal ini terutama sangat baik untuk penderita diabetes.

Baca Juga:  10 Tips Praktis Menurunkan Berat Badan

Membantu Menurunkan Berat Badan

Keuntungan lain dari makanan berserat adalah volume yang diberikan pada makanan, sehingga kita akan merasa kenyang namun dengan jumlah asupan  kalori yang lebih kecil. Hal ini akan sangat membantu untuk menurunkan berat badan.

(MM/EP)

Mayoclinic.org, livestrong.com, webmd.com, medicaldaily.com
Share.

About Author

Emilio Pandika is an internal medicine physician with a passion and mission to help people get healthy (and happy) with simple positive daily lifestyle changes.

1 Comment

Leave A Reply