Masa Depan Kesehatan Paman Sam Di Tangan Trump

1

Mediamedis.com – Donald Trump mengguncang dunia. Kampanye politiknya yang penuh retorika kontroversial dan dituduh sarat sentimen rasis dan Islamofobia malah menuai kemenangan besar di hari-H Pilpres Amerika Serikat.

Kemenangan Trump adalah cerminan paling jelas tentang apa yang menjadi kepentingan warga negeri Paman Sam. Mayoritas warga lebih mementingkan urusan dalam negeri mereka daripada harus ribet dengan urusan dunia yang kompleks. Karena bagaimanapun, dua periode pemerintahan Obama diwarnai kelesuan ekonomi yang luar biasa.

Walau rangkaian kampanye pemilihan presiden AS yang lalu tidak menempatkan isu kesehatan sebagai topik utama dalam tiap sesi debat, tetapi sang pengusaha real estate itu diprediksi akan menjadikannya prioritas setelah ia menempati Ruang Oval Gedung Putih.

Jika ingin mendapat gambaran program kesehatan Trump, kita harus melihat pada apa yang telah dilakukan oleh pendahulunya. Berulangkali Trump berjanji untuk membongkar Affordable Care Act (ACA) atau yang lebih dikenal sebagai Obamacare.

Obama meresmikan program itu pada 2010, Mahkamah Agung AS menyetujuinya pada 2012 dan mulai beroperasi pada 2014 lalu. Diperkirakan, lebih dari 50 persen rakyat AS telah menjadi peserta asuransi kesehatan tersebut dan telah merasakan dampaknya. Apalagi, UU itu membuka kesempatan bagi setiap orang, tak peduli latar belakang kesehatannya, mendapat jaminan penuh dalam pelayanan kesehatan. Obamacare juga menyentuh pelayanan deteksi dini penyakit sehingga masyarakat tidak tergantung pada tindak penanggulangan.

Faktanya, Trump mewacanakan mengganti Undang-Undang Perlindungan Kesehatan dan Layanan Kesehatan Terjangkau itu dengan solusi pasar bebas untuk masalah perawatan kesehatan. Inilah solusi yang diperjuangkan Partai Republik selama bertahun-tahun.

Usaha Trump ini juga diprediksi akan mendapat sambutan ramah dari Kongres pada masa-masa pertamanya ia menjabat. Hal ini terkait usaha Partai Republik mempertahankan kontrol pada Senat dan DPR.

Sebagian besar fokus Trump dalam hal perawatan kesehatan memang mengevaluasi Obamacare, yang begitu ia inginkan untuk dicabut oleh Kongres.

Di sisi lain, Trump secara terbuka menawarkan perawatan kesehatan yang lebih mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas yang lebih tinggi.

“Kita harus memastikan bahwa tidak ada keguncangan hanya karena warga kita tidak mampu membayar asuransi,” kata Trump

Trump menawarkan sistem yang memungkinkan perusahaan asuransi menjual kebijakan mereka lintas negara bagian, yang dirancang untuk mempromosikan kompetisi sehat dan mengurangi premi. Dia mengatakan, lapangan pekerjaan yang diciptakan selama pemerintahannya akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada Medicaid serta Program Asuransi Kesehatan Anak.

Baca Juga:  Mengintip Cinta Dari Dokter Kuba

Dengan mengarah kepada konsumerisme pasar bebas, Trump meminta para dokter dan rumah sakit untuk lebih transparan tentang tarif yang mereka kenakan sehingga para pasien dapat memilih harga yang terbaik.

Trump juga mengusulkan untuk memberikan warganya opsi membeli obat yang lebih murah dari negara-negara lain selama itu aman dan dapat diandalkan.

(MM/AG)

Share.

About Author

Emilio Pandika is an internal medicine physician with a passion and mission to help people get healthy (and happy) with simple positive daily lifestyle changes.

1 Comment

Leave A Reply