Di Balik Kisah Dokter Ngantuk Yang Memicu Empati

0

Foto bisa banyak berbicara, bahkan mungkin lebih banyak dari sebuah artikel.

15073570_1418276761546473_4425613882447185834_nItulah yang terjadi ketika sebuah foto menangkap momen dokter yang tertidur kini menjadi pusat perhatian para netizen di China.

 

Salah satu yang menjadi trending topic adalah foto dokter anak yang tertidur di depan meja kerjanya. Nama dokter itu Ren Tailiang. Ia bekerja pada divisi neonatal di Maternal and Child Health Hospital di Huaian, Provinsi Jiangsu, China timur.

Ren tiba-tiba tertidur ketika memasukkan catatan medis dari pasiennya setelah bekerja selama 15 jam non-stop dari sekitar pukul 17.00 pada hari Sabtu hingga pukul 08.00 di Minggu pagi.

Foto Ren diambil secara diam-diam oleh rekannya, dimasukkan ke media sosial, dan disebarluaskan secara masif. Adegan Ren tertidur ditanggapi ribuan netizen. Mayoritas mereka meminta kepedulian yang lebih besar kepada para dokter yang berdedikasi dan mungkin “terlalu banyak bekerja”.

“Saya sangat terkesan saat melihatnya,. Empati tulus saya bagi semua dokter yang telah bekerja lebih keras merespons angka kelahiran bayi yang booming sejak kebijakan dua anak resmi diberlakukan pemerintah,” kata salah seorang kolega Ren, Qiu Aijuan, kepada cctvnews.

Qiu-lah yang segera mengambil momen tersebut dan mempostingnya di WeChat, sebuah platform jaringan sosial di China yang mirip dengan Facebook atau Instagram.

Dia terkejut ketika tahu bagaimana foto tersebut beredar luas di media sosial dan ditanggapi banyak orang dengan ungkapan apresiasi serta terima kasih kepada kerja keras dari para profesional medis di China.

“Saya bekerja semalaman karena harus memeriksa kondisi pasien yang baru lahir di ICU secara berkala setiap satu setengah jam, sementara itu juga mengurus beberapa pasien baru” kata Ren sendiri.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah berharap bakal menjadi sorotan publik karena selama ini ia hanya berusaha melakukan pekerjaannya sebaik mungkin.

Baca Juga:  WHO: Belasan Juta Orang Tewas Akibat Pencemaran Lingkungan

15094455_1418276778213138_3502293822062343456_n

Ternyata, di balik fenomena tersebut terdapat dua isu besar yang penting di China, yaitu kondisi para staf medis dan budaya jam kerja yang panjang.

Relasi yang kurang baik antara dokter dan pasien selama bertahun-tahun menjadi isu yang mencuat. Insiden serangan fisik dari pasien atau keluarga pasien kepada para dokter cukup tinggi. Kebanyakan alasannya hanya karena pasien merasa tidak senang dengan perlakuan para dokter.

Kasus terakhir terjadi pada 4 Oktober lalu di sebuah rumah sakit lokal di Laiwu, Provinsi Shandong, China timur. Seorang dokter anak tewas ditikam pisau karena tidak mampu menyelamatkan nyawa seorang anak.

 

Dampak budaya jam kerja yang panjang juga cukup memprihatinkan di China. Rata-rata pekerja Cina bekerja antara 2.000 – 2.200 jam setiap tahunnya.

Terlepas dari itu, Ji Donglin, seorang dokter senior di tempat Ren bekerja menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya selalu berusaha yang terbaik untuk setiap pasien. Pihaknya pun berharap setiap keluarga pasien bisa memperlakukan para dokter dengan penuh pengertian.

(MM/AG)

Share.

About Author

Emilio Pandika is an internal medicine physician with a passion and mission to help people get healthy (and happy) with simple positive daily lifestyle changes.

Leave A Reply