Bau Mulut Tak Sedap: Sebab Dan Cara Mengatasinya

0

Mediamedis.com – Permasalahan yang satu ini memang kesannya sepele, namun pada kenyataannya banyak dari kita menjadi kurang percaya diri atau bahkan minder karena masalah bau mulut yang tak sedap. Namun terkadang ada juga orang yang  tidak menyadari bahwa mereka memiliki bau mulut yang tak sedap, hal ini dapat menyebabkan masalah dalam hubungan sosial mereka.

Begitu banyak produk yang ditawarkan untuk memerangi bau mulut? Mulai dari obat kumur, permen karet, hingga obat-obatan, namun banyak dari produk-produk ini hanya akan memberikan solusi sementara saja, karena tidak mengatasi akar permasalahannya. Di Amerika Serikat bau mulut yang tak sedap ini merupakan penyebab ketiga tersering kunjungan pasien ke dokter gigi.

Dalam istilah medis bau mulut tak sedap ini disebut sebagai halitosis, bau mulut ini akan sangat bervariasi tergantung dari sumber dan juga dari penyebabnya.

Bakteri di dalam mulut

Sumber utama dari nafas tak sedap adalah dari dalam rongga mulut, dan penyebabnya pun dapat bermacam-macam, salah satunya adalah bakteri mulut. Bakteri ini hidup di antara gigi, gusi dan yang menjadi penyebab utama bau mulut tak sedap adalah bakteri di permukaan lidah. Bau busuk yang dikeluarkan dari bakteri ini berasal dari zat sulfur.

Sikatlah gigi dan lidah anda minimal selama 2 menit, 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung floride. Gunakan dental floss sekali sehari dan usahakan juga untuk menggunakan sikat lidah.

Makanan

Bawang-bawangan, petai, jengkol, kopi, ataupun keju dapat menimbulkan bau mulut yang tidak enak. Bau mulut ini akan timbul dengan dua cara pertama karena sisa makanan tersebut dalam mulut kita, yang kedua adalah setelah dicerna dalam tubuh zat-zat tersebut akan dibawa oleh darah ke paru-paru yang kemudian waktu kita bernafas akan dihembuskan keluar.

Menggosok gigi dan menggunakan dental floss dapat membantu, setidaknya untuk menghilangkan sisa makanan dari antara gigi dan dari lidah.

Mulut yang kering

Air liur adalah pembersih alami dari mulut kita. Waktu kita tidur, terlebih jika tidur dengan mulut terbuka, mulut akan menjadi kering, itulah sebabnya waktu kita bangun pagi akan disertai dengan bau mulut yang tidak sedap. Jika produksi air liur ini kurang, mulut akan menjadi kering, dalam istilah medisnya kondisi ini disebut sebagai xerostomia (xero: kering, stoma: mulut).

Minum adalah cara termudah untuk membersihkan mulut anda. Sediakan selalu segelas air disamping tempat tidur anda, dan jangan lupa untuk mencukupi hidrasi kita sepanjang hari.

Masalah pada tonsil (amandel)

Peradangan pada tonsil atau adanya kotoran pada tonsil dapat menyebabkan nafas tak sedap. Permukaan tonsil kita tidak rata, melainkan terdapat kantong-kantong dan alur yang dapat tersumbat oleh bakteri dan lendir, seiring dengan berjalannya waktu dapat mengeras dan menimbulkan bau dan rasa yang tidak enak di mulut.

Dengan berkumur menggunakan air garam, sisa-sisa kotoran, bakteri dan lendir yang melekat pada permukaan tonsil dapat dibersihkan, untuk mencegah terbentuknya endapan pada tonsil. Untuk peradangan tonsil yang berulang-ulang, kemungkinan dibutuhkan operasi untuk mengangkat tonsil (amandel) tersebut.

Rokok

Rokok itu sendiri akan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap, disamping itu perokok cenderung tidak menjaga kebersihan gigi dan gusi, yang akan menjadi penyebab bau mulut yang tidak sedap juga.

Tindakannya: berhentilah merokok.

Baca Juga:  Tips Untuk Berhenti Merokok

Infeksi

Infeksi dalam rongga mulut seperti dari gusi, gigi yang busuk atau bahkan dari sariawan dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu infeksi dari sinus (sinusitis) yang ditandai dengan hidung tersumbat atau adanya lendir yang jatuh di tenggorokan belakang juga merupakan penyebab bau mulut yang cukup sering dijumpai.

Pada anak-anak jika dijumpai bau mulut yang tak sedap dan adanya ingus yang keluar dari salah satu lubang hidung, periksakanlah ke dokter untuk memastikan tidak adanya benda asing yang dimasukan ke dalam hidung.

Gangguan lambung

Terkadang gangguan pada lambung seperti tukak lambung atau reflux dapat menyebabkan nafas tidak sedap. Gangguan lambung biasanya menyebabkan perut menjadi kembung, banyak gas dan sendawa yang berbau tak enak.

Untuk gangguan ringan dapat dicoba dengan obat bebas untuk lambung yang mengandung antasida. Yogurt atau makanan yang mengandung probiotik dapat pula membantu bakteri baik dalam pencernaaan.

Penyakit lainnya

Selain gangguan yang relatif ringan seperti di atas, bau mulut yang tak sedap pun dapat merupakan tanda dari kondisi kesehatan yang lebih serius. Infeksi paru-paru, penyakit hati, ginjal atau diabetes dapat menyebabkan bau nafas yang tidak sedap.

Beberapa kanker dapat memberikan gejala bau nafas yang tidak sedap juga, seperti kanker paru atau kanker lambung.

Periksakanlah ke dokter jika nafas yang tidak sedap ini sangat mengganggu atau tidak dapat dihilangkan dengan cara-cara yang sederhana, ataupun dicurigai adanya penyakit lainnya yang lebih serius.

(MM/EP)

Mayoclinic.org, webmd.com, healtline.com, everydayhealth.com

 

Share.

About Author

Emilio Pandika is an internal medicine physician with a passion and mission to help people get healthy (and happy) with simple positive daily lifestyle changes.

Leave A Reply